Followers

Tuesday, December 21, 2010

Hari Asyura - Peristiwa Dan Fadhilahnya

Di riwayatkan dari Abi Hurairah r.a, beliau berkata: Berkata Rasulullah saw: Sesungguhnya Allah SWT telah mewajibkan puasa bagi bani israil dalam setahun satu hari yaitu pada hari 'asyura (hari kesepuluh pada bulan muharram), maka mereka berpuasa pada hari tersebut, dan mereka melapangkan beban keluarga mereka pada hari tersebut, karena barang siapa yang telah melapangkan keluarga atau ahlinya dari pada hartanya, niscaya Allah SWT SWT melapangkan kepada orang tersebut selama dalam setahun, maka mereka berpuasa pada hari itu.

Banyak peristiwa yang tejadi pada hari ’asyura (sepuluh muharam) di antaranya:

1. Allah SWT Menerima Taubat Nabi Adam.

2. Allah SWT menaikkan nabi Idris as pada tempat yang tinggi.

3. Allah SWT menyelamatkan nabi Nuh as keluar dari kapalnya.

4. Allah SWT menyelamatkan nabi Ibrahim as dari pembakaran raja namrud.

5. Allah SWT menurunkan taurat untuk nabi Musa as.

6. Allah SWT mengeluarkan (bebas) nabi Yusuf as dari penjara.

7. Allah SWT memulihkan penglihatan nabi ya’kub.

8. Allah SWT menyembuhkan nabi Ayub as dari penyakit yang di deritanya,

9. Allah SWT mengeluarkan nabi Yunus as dari perut ikan paus.

10. Allah SWT membelah laut bagi Bani Israil (untuk menyelamatkan nabi Musa as).

11. Allah SWT mengampunkan dosa nabi Daud as.

12. Allah SWT memberikan kerajaan untuk nabi Sulaiman as,

13. Allah SWT mengempunkan dosa nabi muhammad seluruhnya.

14. Hari Allah SWT menciptakan dunia ini.

15. Hari Allah SWT menurunkan hujan pertama kali.

16. Hari Allah SWT menurunkan rahmad.

17. Hari Allah SWT menjadikan ‘Arasy.

18. Hari Allah SWT menjadikan Luh Mahfudz.

19. Hari Allah SWT Qalam.

20. Hari Allah SWT menciptakan Malaikat Jibril.

21. Hari Allah SWT mengangkat nabi Isa as ke langit.

Kelebihan-kelebihan yang Allah SAW berikan pada hari ’asyura adalah:

1. Barang siapa yang berpuasa pada hari ’asyura, seumpama (seolah-olah) dia telah berpuasa setahun, puasanya itu seperti puasa para nabi.

2. Barang siapa yang telah menghidupkan malam pada malam ’asyura dengan ibadat, maka seumpama (seolah-olah) dia telah beribadat kepada allah seperti bandingannya ibadat ahli langit yang tujuh.

3. Barang siapa yang telah shalat, 4 rakaat yang membaca pada tiap rakaannya, alhamdulillah (al-Fatihah) 1 kali, qul huwallahu ahad (al-Ikhlas) 51 kali, niscaya Allah SWT mengampunkan dosanya 50 tahun.

4. Barang siapa yang telah memberi minum orang lain pada hari ’asyura, niscaya Allah SWT akan memberi minumnya pada hari yang rasa haus sangat bersangatan, dan setelah diminumnya, terobatilah hausnya yang tidak akan pernah haus selamanya, dan seumpama dia tidak melakukan maksiat walaupun dari pandangan mata.

5. Barang siapa yang mandi dan bersuci pada hari ’asyura, niscaya Allah SWT tidak akan mendatangkan (menimpa) sakit selama setahun kecuali sakit mati.

6. Barang siapa yang telah mengusap kepala anak yatim pada hari ’asyura atau berbuat baik kepada anak yatim, maka seumpama (seolah-olah) dia telah berbuat baik untuk seluruh anak adam.

7. Barang siapa yang mengunjungi orang sakit pada hari ’asyura, maka seumpama (seolah-olah) dia telah mengunjungi seluruh anak adam yang sedang sakit.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...